Persiapan Menginstall Laravel — Artikel ini diperbarui mengikuti dokumentasi resmi Laravel 13. Jika Anda baru mulai belajar Laravel, siapkan lingkungan pengembangan terlebih dahulu agar proses membuat proyek berjalan lancar.
Laravel adalah kerangka kerja PHP untuk membangun aplikasi web modern. Versi terbaru saat artikel ini ditulis adalah Laravel 13, yang membutuhkan PHP 8.3 atau lebih baru. Selain PHP, Anda juga memerlukan Composer, Laravel installer, serta Node.js dan npm (atau Bun) untuk mengompilasi aset frontend.
Persyaratan Server
Pastikan mesin lokal atau server sudah memenuhi persyaratan berikut (mengacu pada dokumentasi deployment Laravel 13):
- PHP >= 8.3 (didukung hingga PHP 8.5)
- Ekstensi Ctype
- Ekstensi cURL
- Ekstensi DOM
- Ekstensi Fileinfo
- Ekstensi Filter
- Ekstensi Hash
- Ekstensi Mbstring
- Ekstensi OpenSSL
- Ekstensi PCRE
- Ekstensi PDO
- Ekstensi Session
- Ekstensi Tokenizer
- Ekstensi XML
Anda dapat memeriksa versi PHP dengan perintah php -v. Jika hasilnya di bawah 8.3, unduh PHP terbaru atau gunakan salah satu cara instalasi di bawah ini.
Menyiapkan PHP, Composer, dan Laravel Installer
Dokumentasi resmi merekomendasikan skrip php.new untuk memasang PHP, Composer, dan Laravel installer sekaligus. Setelah perintah selesai, mulai ulang sesi terminal.
macOS
/bin/bash -c "$(curl -fsSL https://php.new/install/mac/8.5)"
Linux
/bin/bash -c "$(curl -fsSL https://php.new/install/linux/8.5)"
Windows (PowerShell sebagai Administrator)
Set-ExecutionPolicy Bypass -Scope Process -Force; [System.Net.ServicePointManager]::SecurityProtocol = [System.Net.ServicePointManager]::SecurityProtocol -bor 3072; iex ((New-Object System.Net.WebClient).DownloadString('https://php.new/install/windows/8.5'))
Jika PHP dan Composer sudah terpasang, cukup pasang Laravel installer secara global:
composer global require laravel/installer
Pastikan direktori bin Composer global ada di variabel PATH, misalnya ~/.composer/vendor/bin atau ~/.config/composer/vendor/bin pada Linux dan macOS.
Laravel Herd (macOS dan Windows)
Jika Anda ingin lingkungan grafis yang sudah menyertakan PHP, Nginx, Composer, dan perintah laravel, gunakan Laravel Herd. Setelah Herd terpasang, proyek di folder parked (secara bawaan ~/Herd atau %USERPROFILE%\Herd) dapat dibuka lewat domain .test.
cd ~/Herd
laravel new my-app
cd my-app
herd open
Membuat Proyek Laravel
Setelah PHP, Composer, dan installer siap, buat aplikasi baru. Perintah ini akan menanyakan pilihan seperti basis data, kerangka pengujian, dan starter kit:
laravel new example-app
Masuk ke folder proyek, pasang dependensi frontend, lalu jalankan server pengembangan, queue worker, dan Vite sekaligus:
cd example-app
npm install && npm run build
composer run dev
Aplikasi dapat dibuka di http://localhost:8000.
Alternatif: Composer Create-Project
Jika Anda tidak ingin memasang Laravel installer, buat proyek langsung lewat Composer:
composer create-project laravel/laravel example-app
Konfigurasi Awal
Sebagian besar pengaturan penting ada di berkas .env pada akar proyek. Berkas ini tidak boleh dimasukkan ke repositori karena berisi kredensial yang berbeda di setiap lingkungan.
Secara bawaan Laravel memakai SQLite dan biasanya sudah membuat database/database.sqlite beserta migrasi awal. Jika Anda memakai MySQL atau PostgreSQL, ubah variabel DB_* di .env, buat basis datanya, lalu jalankan:
php artisan migrate
Contoh pengaturan MySQL:
DB_CONNECTION=mysql
DB_HOST=127.0.0.1
DB_PORT=3306
DB_DATABASE=laravel
DB_USERNAME=root
DB_PASSWORD=
Sajikan aplikasi dari akar direktori web server, bukan dari subdirektori, agar berkas sensitif tidak terekspos.
Langkah Berikutnya
Setelah proyek berjalan, pelajari struktur direktori, berkas konfigurasi, routing, dan Eloquent di dokumentasi resmi Laravel 13. Jika Anda memakai asisten AI, Laravel juga menyediakan Laravel Boost agar konteks proyek lebih akurat.
Terima kasih. Semoga persiapan ini membantu Anda memulai proyek Laravel dengan cara yang sesuai dokumentasi terbaru.
Bagikan Artikel
Artikel Terkait